Senin, 10 Maret 2014

Artikel Kusam "AYAM KELAPARAN DI LUMBUNG PADI"




Oleh : CRC SoeChe ( +Chairul RedCard )
Negara ini yang katanya kaya akan sumber daya alamnya, Namun ketika dianalisis lebih dalam ternyata kata “Negara ini kaya akan sumber daya alam” itu ibarat hanya sebuah dongeng karena sebagian besar manusia pribuminya tidak dapat menikmati kekayaan tersebut.
Menurut analogi saya tentang Negara ini adalah sama halnya pribumi yang bersemayam di dalamnya bagaikan ayam yang kelaparan di lumbung padi,. Timbul pertanyaan dalam benak yang hedon ini, mengapa demikian??? Banyak persepsi menyatakan bahwa negri ini belum merdeka yakni masih dibawah penguasaan Negara-negara imprealism. Terbukti dengan maraknya borjuis-borjuis yang berkeliarann diluar sana yang terus menindas Dan memeras manusia pribumi. Sampai kapan???
Sungguh malang nasib kebanyakan orang yang secara tak langsung telah menjadi budak di negri sendiri, begitupun dengan para hewan-hewan mulai punah/musnah dari permukaan bumi ini lantaran semakin sempitnya lahan Dan tempat tinggal mereka untuk berpijak dan bertahan hidup lantaran eksploitasi dsb.
Injdustri-industri makin berkembang searah dengan pencemaran lingkungan yang makin meningkat pula, mereka yang menanamkan modal hanya asyik berpangkuh kaki Dan terus meraut keuntungan di negri ini lalu setelah kontrak mereka selesai maka mereka akan pergi jauh dengan wajah yang tak berdosa.
Menoleh ke belakang dan membandingkan masa sekarang.,,,
Ketika kita menelaah sejarah, yaitu nenek moyang terdahulu mempertaruhkan harta bahkan nyawa demi merebut Dan mempertahankan tanah air ini. Namun sayangnya generasi saat ini hanya dapat menawarkan lahan leluhur mereka pada pemilik modal tanpa mempertimbangkan kelangsungan hidup anak cucu mereka nantinya.
Harus diakui juga bahwa memang banyak intelektual yang tercetak di nusantara ini, tetapi mengapa bangsa ini tak maju-maju???
Pandangan hedon saya mengatakan : “hal tersebut dikarenakan  lunturnya jiwa social/kolektif dalam benak manusia pribumi dewasa ini, lantaran jiwa individualism yang menjadi hegemoni Dan telah mendarah daging dalam diri mereka serta adanya system kompetisi yang diterapkan yang menyelimuti kepemilikan pribadi yang sangat tinggi dan juga hukum di Negara ini yang implementasinya tak sesuai kenyataan”…
Kenapa hal ini makin berkembang??? Karna minimnya kesadaran rakyat akan hal tersebut, disamping itu rakyat juga sibuk bekerja demi bertahan hidup.
Sampai kapan hal ini terjadi??? Sampai banyak yang sadar akan kebubrukan system saat ini dan melakukan perlawanan. Terus ditindas atau bankit melawan!!!!
Salam perjuangan & hidup rakyat…………

Tidak ada komentar:

Posting Komentar